bahasa

Aku sedang berusaha mendapatkan arti dari rangkaian kata-kata yang baru kau tulis.
Sebelum kutanyakan langsung nanti.

Kenapa bahasa yang seharusnya menjadi perantara antar kepala terkadang menyita kita.
Apa yang ada di kepala tak sepenuhnya sampai di mulut ataupun di tangan. Apa yang ada di telinga ataupun di mata tak sepenuhnya sampai ke kepala lain.
Itu belum termasuk apa yang akhirnya sampai di perasaan. Ntah perasaan itu ada di otak atau di hati.

~ suatu kisah yang terlambat.

Leave a Reply